Selamat Datang

Selamat datang di Blog SMP Negeri 2 Sempor, ayo bergabung dan bertukar informasi di bidang pendidikan dan informasi lain dengan kami.

Selasa, 17 Mei 2016

Dianpinru Angkatan XIV - 2015/2016

GLADIAN PEMIMPIN REGU (DIANPIRU)
 Angkatan XIV – Tahun 2015/2016
SMP Negeri 2 Sempor

Setiap tahun SMP Negeri 2 Sempor selalu mengadakan kegiatan Gladian Pemimpin Regu Pramuka Penggalang (Dianpnru). Dianpinru merupakan forum pelatihan dan pengembangan pengetahuan, sikap serta ketrampilan kepemimpinan para peimimpin regu Pramuka Penggalang. Setelah selesai mengikuti Gladian diharapkan para Pemimpin Regu Penggalang menularkan kepada angggota regunya untuk terus berkarya dan berprestasi untuk hasil yang lebih baik.


Senin, 16 Mei 2016

Purwaningish mengikuti Jambore Nasional 2016

PURWANINGSIH
Peserta Jambore Nasional ke 10 Tahun 2016

Jambore Pramuka Penggalang adalah rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar pramuka penggalang yang menitikberatkan pada kegiatan persaudaraan demi keutuhan dan perdamaian. Jambore Nasional ke 10 Tahun 2016 akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur – Jakarta Timur pada tanggal 14 – 21 Agustus 2016 yang diikuti oleh peserta dari seluruh Kwarcab, Pramuka Berkebutuhan Khusus, dan Gudep Perwakilan RI di Luar Negeri, serta beberapa utusan Pramuka dari Luar Negeri.
            Salah satu peserta Jambore Nasional Tahun 2016 adalah PURWANINGSIH siswa SMPN 2 Sempor Kabupaten Kebumen Jawa Tengah, sebuah sekolah pinggiran yang terletak diantara perbukitan, tak jauh dari perbatasan Kabupaten Banjarnegara. Dan ternyata prestasi SMPN 2 Sempor mengikuti Jambore Nasional bukanlah yang pertama. Sebelumnya SMPN 2 Sempor juga pernah mengirimkan siswanya mengikuti Jambore Nasional sebanyak 2 (dua) kali, yaitu Agung Priyadi (Kenteng Sempor) Tahun 2001,  dan Suci Andriyani (Semali – Sempor) pada tahun 2006.
            Keikutsertaan Purwaningsih mengikuti Jambore Nasional bukanlah sesuatu yang mudah apalagi faktor kebetulan. Karena sebelumnya Purwaningsih harus mengikuti seleksi di tingkat Kecamatan Sempor pada tanggal 26 April 2016 yang ikuti oleh 8 (delapan) peserta. Sistem seleksi pun sangat obyektif, dewan Juri sebelumnya hanya tahu nomor peserta saja, tidak diberitahu identitas peserta seleksi baik nama, asal sekolah, dll. Adapun materi tes adalah ujian tertulis dan wawancara.

Biodata :
1.      Nama                     : PURWANINGSIH
2.      NIS/NISN               : 2589 / 0015656805
3.      Kelas                     : 8A
4.      Tempat, tgl lahir     : Kebumen, 12 Nopember 2001
5.      Alamat                   : Somagede – Sempor – Kebumen
6.      Asal Sekolah           : SDN 1 Somagede Kecamatan Sempor Kebumen.

Prestasi akademik :
1.      Peringkat 1 Ulangan Semester Gasal Tahun Pelajaran 2014/2015
2.      Peringkat 1 Ulangan Semester Gasal Tahun Pelajaran 2014/2015
3.      Peringkat 1 Ulangan Semester Gasal Tahun Pelajaran 2015/2016

Prestasi non akademik :
1.      Juara 3 Popda Beregu Kecamatan Sempor Tahun 2011 (SD)
2.      Juara 3 Popda Beregu Kecamatan Sempor Tahun 2012 (SD)
3.      Juara 2 Lomba BTQ Kecamatan Sempor Tahun 2014
4.      Juara 1 Jambore Ranting Kecamatan Sempor Tahun 2015

Keorganisasian :
1.      Ketua Dianpinru SMP N 2 Sempor Angkatan 14
2.      Wakil Ketua OSIS SMP N 2 Sempor Angkatan 2014/2015
3.      Ketua OSIS SMP N 2 Sempor Angkatan 2015/2016

Kwarcab Kabupaten Kebumen mengirimkan 32 orang pramuka penggalang dengan 2 regu putra dan 2 regu putri masing-masing beranggotakan 8 orang, berasal dari perwakilah seluruh Kecamatan di Kabupaten Kebumen ditambah 8 official / pembina pramuka. Sebelum pelaksnanaan jambore semua peserta mengikuti latihan terlebih dahulu setiap hari minggu di Kwartir Cabang Kebumen mulai pukul 09.00 s.d selesai, untuk mendapatkan bekal materi kepramukaan, sehingga diharapkan seluruh perserta sudah siap secara keseluruhan baik materi kepramukaan, maupun kesiapan fisik dan mental seluruh peserta Jambore Nasional.



Jumat, 29 April 2016

[Video] Mega Dwi Ardila

[Video] Mega Dwi Ardila
Alumni SMPN 2 Sempor

Mega Dwi Ardila alumni SMP Negeri 2 Sempor Tahun Pelajaran 2014/2015 telah mempunyai bakat seni sejak masih duduk si bangku SD. Begitu sekolah di SMP Negeri 2 Sempor, kemampuannya semakin terasah karena sekolah sering mengadakan acara kesenian, misalnya Ulang Tahun Sekolah, Ajang Kreatifitas Seni, Pentas Seni, Class Meeting dan lain-lain, sehingga kemampuan menyanyinya semakin terasah. Bahkan Mega Dwi Ardila sering mengisi acara di Obyek Wisata Benteng van Der Wicjk Gombong setiap hari Minggu. Selain itu juga sering mengisi acara di acara-acara hajatan bersama grup orjen tunggal. Bahkan saat ini telah bergabung dengan grup orjen tunggal BOKIR Entertainment desa Kenteng Sempo Kebumen. Saat ini Mega Dwi Ardilla  masih duduk di Kelas X di salah satu sekolah Farmasi swasta.
Berikut ini salah satu penampilan Mega Dwi Ardila dalam acara Pentas Seni HUT SMP N 2 Sempor tanggal 25 Oktober 2015. Selamat menikmati....






Kamis, 28 April 2016

PPDB SMK Negeri Jawa Tengah

PPDB SMK Negeri Jawa Tengah

Berikut ini Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK Negeri Jawa Tengah. SMK Negeri Jawa tengah ini berada di BP Dikjur Jawa Tengah baik yang ada di Semarang maupun di Pati Jawa Tengah. Selain Pendaftaran Ofline (datang langsung) Anda juga dapat melakukan pendaftaran online melalui  situs resmi www.smknjateng.sch.id atau klik link di bawah ini:

Perlu diketahuai bahwa biaya sekolah di SMK Negeri Jawa Tengah sebesar Rp. 0,- alias GRATIS tis-tis-tis, mulai dari pendaftaran, selama bersekolah (tinggal di asrama lho...) biaya praktikum dan lain-lain sampai dengan lulus tidak dipungut biaya.

Adapun Kuota Penerimaan Peserta Didik Tahun Pelajara 2016/2017 dapat anda lihat pada daftar berikut ini:

Sedangkan waktu pelaksanaan pendaftaran dapan anda lihat berikut ini:
Untuk lebih jelasnya bisa anda lihat pengumuman resminya berikut ini:


Info selengkapnya silahkan klik link berikut ini:

Selasa, 26 April 2016

Foto Siswa Tahun Pelajaran 2015/2016

Foto Siswa per Kelas
Tahun Pelajaran 2015/2016


Adakah foto Anda di sini? Yang manakah....Coba cari...... sampai ketemu yah....











Ujian Nasional SMP 2016

UJIAN NASIONAL SMP 2016


Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 akan dilaksanakan tanggal 9 Mei 2016 s.d. 12 Mei 2016. Buat semua kelas 9 SMP seluruh Indonesia, khususnya SMP Negeri 2 Sempor selamat menempuh UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran  2015/2016. Persiapan yang sudah matang selama ini, semoga mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan, lulus dengan hasil yang baik.




Jangan lupa jaga kesehatan, supaya bisa mengikuti UN sampai selesai, bila perlu silahkan minum vitamin atau suplemen. Tidak usah tegang, rileks aja, hadapi UN dengan santai tapi tetap serius yaa.., insya Allah hasilnya akan maksimal. Tetap semangat yah...
Foto 10 Besar Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015

Buat adik kelas 7 dan kelas 8, serta dan alumni SMP Negeri 2 Sempor, diharapkan doa dan dukungan dari kalian semua, semoga diberi kekuatan dan semangat belajar yang tinggi, sehingga hasilnya OK.

Setelah selesai mengikuti Ujian Nasional, segera mulai menentukan sekolah-sekolah lanjutan tujuan kalian, mau di SMA atau SMK, silahkan pertimbangkan dengan baik. Saran saya, jangan mencari sekolah hanya karena ingin 1 sekolah dengan teman akrab di SMP, karena kalian pasti akan mendapatkan teman-teman baru di SMA/SMK yang tentu saja lebih banyak lagi, dan belum tentu jadi teman akrab lagi.




Buat guru-guru yang bertugas menjadi Panitia, Pengawas dan Kurir Naskah UN, mudah-mudahan dapat menjalankan tugasnya dengan baik, Amin.

Jadwal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 :

1.  Senin, 9 Mei 2016 Bahasa Indonesia
2.  Selasa, 10 Mei 2016   Matematika
3.  Rabu, 11 Mei 2016 Bahasa Inggris
4.  Kamis, 12 Mei 2016 I P A

GO, UJIAN NASIONAL 2016, SEMOGA SUKSES....!!!...
Pembiasaan Bahasa Jawa di Sekolah

Tidak banyak orang tahu bahwa ada yang istimewa pada tanggal 21 Februari. Hari tersebut merupakan peringatan hari bahasa ibu internasional yang ditetapkan oleh UNESCO sejak tahun 1999. Alasan untuk menjadikan tanggal 21 Februari menjadi hari bahasa ibu adalah adanya keprihatinan terhadap kondisi dan keberadaan bahasa ibu yang kian hari semakin terkikis oleh perkembangan jaman. Unesco menyebutkan terdapat lebih dari 6000 bahasa daerah di dunia ini, yang separuh dari jumlah tersebut terancam punah karena sudah mulai ditinggalkan oleh penutur aslinya.

Yang dimaksud bahasa ibu adalah bahasa daerah asli di mana seseorang itu tinggal. Namun, makna bahasa ibu dewasa ini seolah telah berubah. Bahasa ibu kini diartikan sebagai bahasa  yang dituturkan dan diajarkan oleh orang tua kepada anaknya sejak kecil, dengan tidak memperhatikan bahasa derah yang digunakan oleh masyarakat di sekitarnya sendiri. Hal ini membuat anak kian meninggalkan dan enggan menggunakan bahasa daerahnya. Begitu halnya dengan masyarakat di Jawa, kini anak-anak di daerah Jawa mulai meninggalkan bahasa daerah. Bahasa Jawa telah dijadikan muatan lokal dalam pelajaran sekolah di provinsi Jawa Tengah. Dengan adanya SK Gubernur No 423.5/5/2010, kian mengukuhkan keberadaan mulok bahasa Jawa untuk diajarkan di sekolah. 

Nah,sekarang bagaimana peranan guru bahasa Jawa dalam upaya pelestarian bahasa daerah? Guru bahasa Jawa di sekolah menjadi salah satu kunci untuk keberlangsungan penggunaan bahasa daerah di sekolah. Guru bahasa Jawa alangkah lebih baik jika tidak hanya menjadikan profesi guru bahasa Jawa sebagai sebuah pekerjaan. Lebih dari pada itu, guru bahasa Jawa diharapkan dapat menjadi pelaku, penggerak, serta pemotivator dalam membiasakan bahasa Jawa di sekolah. Dengan demikian, bahasa Jawa di sekolah tidak hanya digunakan pada saat jam pembelajaran bahasa Jawa tersebut berlangsung, namun juga pada waktu-waktu tertentu dalam kondisi formal maupun non formal.

Kondisi demikian juga dikuatkan dengan adanya Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 430/9525 tertanggal 7 Oktober 2014 tentang Penggunaan Bahasa Jawa untuk Komunikasi Lisan pada tiap hari Kamis. Hal ini perlu disikapi untuk dapat dilaksanakan pada tiap hari Kamis, seluruh aktivitas di sekolah menggunakan bahasa komunikasi lisan bahasa Jawa, baik bagi guru maupun siswa. Hal ini yang selama ini belum teroptimalkan di lingkungan sekolah. Kegiatan pembiasaan menggunakan bahasa Jawa di sekolah dapat dilakukan dalam bentuk bahasa lisan pengantar pembelajaran di kelas. Misalnya, pada saat siswa laporan sebelum pembelajaran dimulai. Siswa lapor dengan menggunakan bahasa Jawa, begitu pula bagi guru pada saat memberikan pengantar materi dengan menggunakan bahasa Jawa.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh seorang guru bahasa Jawa di sekolah. Pertama, guru mengajak anak untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Jawa ragam krama dalam berbagai aktivitas non formal di sekolahan. Misalnya pada saat di kantin, pada saat jam istirahat, saat bertemu dengan orang yang lebih tua, dan lain sebagainya. Tentunya hal ini diawali dari guru bahasa Jawa itu sendiri. Guru dapat membiasakan berbahasa Jawa ragam krama kepada siswa dengan memperhatikan unggah ungguh basa misalnya, “Prayoganipun siswa sampun dugi ing sekolahan saderengipun Bapak/Ibu guru rawuh “. Dalam contoh kalimat tersebut, guru harus dapat membedakan penggunaan bahasa yang tepat untuk siswa dan untuk guru. Dengan membiasakan diri berbahasa Jawa kepada siswa, harapannya siswa akan terbiasa dan akan sungkan apabila tidak membalas pembicaraan tersebut dengan bahasa Jawa ragam krama.

Kedua, guru dapat memberikan penugasan terstruktur kepada siswa terkait peningkatan kemampuan berbahasa Jawa. Tugas tersebut dapat berupa pembuatan kamus pribadi tentang undha-usuk basa yang ditulis oleh siswa. Dengan menulis sendiri tentang undha-usuk basa, siswa akan mengetahui dan lebih memahami manakala ia harus menggunakan kata “maem” untuk dirinya sendiri dan kata “dhahar” untuk orang lain yang lebih tua. Selain itu, pengetahuan kosa kata tentang bahasa Jawa anak juga akan bertambah. Hal ini bisa dibiasakan dalam seminggu sekali siswa diminta menulis dan menghafal minimal 10 sampai 20 kosa kata.

Tugas terstruktur lain yang dapat dilakukan oleh guru bahasa Jawa adalah penugasan membuat kalimat berbahasa Jawa ragam krama. Tiap minggu, siswa diminta untuk membuat kalimat berbahasa Jawa ragam krama terkait kegiatan mereka sehari-hari. Tentunya hal ini juga akan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Jawa untuk siswa. Penugasan tersebut memang membutuhkan proses yang lama dan mengharuskan guru mengoreksi setiap pekerjaan siswa. Namun justru dengan demikian, guru akan dapat membenarkan langsung terhadap masing-masing siswa apabila terjadi kesalahan dalam penggunaan bahasa.

Ketiga, guru dapat mengajarkan sopan santun kepada siswa dalam setiap kegiatan siswa. Salah satu upaya untuk membiasakan kesopanan tersebut adalah pada saat memanggil orang lain. Guru mengajak siswa untuk membiasakan diri memanggil orang lain dengan bahasa yang santun, yakni dengan kata “Mas”, “Mbak”, “Kenang, “Kenok”, dan lain sebagainya. Dengan demikian, suasana yang terbangun adalah suasana nyaman dan jauh dari berbagai permasalahan.

Beberapa cara di atas sebenarnya hanya sedikit dari apa yang dapat dilakukan oleh seorang guru khususnya guru bahasa Jawa dalam rangka upaya pelestarian bahasa daerah. Guru bahasa Jawa sangat diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pemertahanan dan pelestarian bahasa Jawa. Bersamaan dengan peringatan hari bahasa ibu se dunia ini, mari bersama-sama kita lestarikan bahasa Jawa agar tidak kian ditinggalkan oleh generasi muda dewasa ini.

Sumber : http://smknjateng.sch.id/html/index.php?id=artikel&kode=26

Jumat, 12 Juni 2015

Slamet Rahayu Sang Pemenang 2015

Sang Pemenang


Sebelumnya selamat kepada semua kelas 9 SMP Negeri 2 Sempor yang telah menerima pengumuman hasil Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 dan dinyatakan 100% lulus! Atas usaha dan perjuangan kalian sehingga meraih hasil maksimal. Ada hal yang menarik dari hasil Ujian Nasional tahun ini, yaitu bahwa peraih Juara Umum UN tahun ini bukan berasal dari Kelas Unggulan (9A). Hal ini baru pertama kalinya dalam sejarah UN di SMP Negeri 2 Sempor. Sehingga secara spontan banyak mendapat simpati dan apresiasi dari beberapa guru dengan memberinya uang pembinaan.

Tak ada yang menyangka, bahwa ia akan jadi sang pemenang, karena di mata teman-teman dan bahkan di mata guru-gurunya ia adalah siswa yang biasa-biasa saja. Tak ada yang istimewa darinya, nilai harian dan ulangan di kelas 7 & 8 biasa saja, sikap dan tindakannya juga biasa-biasa saja, tidak nakal tapi juga bukan anak pendiam, tidak minder tapi juga tidak sombong, semuanya serba biasa-biasa saja. Bahkan ia bukan siswa kelas 9A yang merupakan kelas unggulan, tapi dia berasal dari kelas 9D, kelas yang juga biasa-biasa saja. Tapi inilah yang terjadi….
Tak ada yang menyangka dialah Sang Pemenang dengan menjadi Juara Umum Ujian Nasional SMP Negeri 2 Sempor Tahun Pelajaran 2014/2015 yaitu Slamet Rahayu dari kelas 9D.

Mungkin ada sebagian orang yang berfikir, “Ah, itu hanya kebetulan saja…..”

Tapi mari kita perhatikan hasil perolehan nilai Tes Uji Coba (TUC) dan Ujian Nasional berikut ini :
TUC 1 rangking 42
TUC 2 rangking 52
TUC 3 rangking 39
TUC 4 rangking 21
TUC 5 rangking 19
TUC 6 rangking 11
Ujian Nasional, rangking 1, dengan meraih nilai tertinggi untuk 3 mapel.


Bagaimana? masih berfikiran kebetulan? Menurut kami, ini adalah buah dari perjuangan yang tak kenal lelah yang diringi dengan doa yang tulus. Sehingga yang tadinya rangking menengah, perlahan tapi pasti semakin merangkak naik dan puncaknya meraih Rangking 1, jadi jelas ini bukan kebetulan….

4 kunci Sukses Adam Khoo*) :



Adam Khoo adalah seorang siswa dari Singapura yang tadinya bodoh kini menjadi seorang yang jenius, bagaimana mungkin bisa? Semua itu bisa. Berikut adalah kunci sukses Adam Khoo yang dirangkum dalam 4 kunci sukses Adam Khoo : 
  1. Merubah Mind Set (Cara berfikir). Kesuksesan Adam Khoo pertama datang dari perubahan pola pikir yang salah menjadi pola pikir yang tepat (dari keyakinannya “Saya bodoh, lulus saja susah” menjadi “Kalau orang lain bisa mendapatkan A, saya juga bisa!”) 
  2. Tujuan yang Mantap. Kunci suksesnya yang kedua adakah bahwa dia mempunyai tujuan yang mantap. 
  3. Komitment yang kuat. Kunci suksesnya yang ketiga ialah bahwa dia mempunyai alasan yang sangat kuat.
  4. Strategi Belajar yang Tepat. Kunci suksesnya yang keempat adalah bahwa dia mempunyai starategi yang tepat untuk belajar.

Dan hal yang sangat penting adalah do’a kita dan doa kedua orang tua kita yang dengan tulus sehingga membuat usaha kita untuk menjadi yang lebih baik, menjadi lebih mudah dan lancar atas ridho Allah SWT. Mudah-mudahan kisah ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk selalu berusaha dan berusaha menjadi lebih baik, tak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha, tapi jangan lupa tetap diiringi doa yang tulus. Satu hal lagi yang harus diperhatikan, jangan sombong, merasa diri paling pandai, sehingga terlalu yakin pasti juara. Ingat! Di atas langit masih ada langit…..
“Satu-satunya hal yang bisa menghalangi kita adalah keyakinan yang salah serta sikap yang negatif.” Salah satu penyebab kita tidak bisa mengerjakan yang orang lain kerjakan adalah pikiran negatif yang muncul dalam diri kita. Seharusnya kita berpkiran positif dan tekad untuk berubah, kalau orang lain bisa, kita pun juga pasti bisa.

Bagaimana sobat SMP Negeri 2 Sempor? Masih berpikir bahwa Slamet Rahayu hanya kebetulan saja menjadi Juara Umum UN SMP Negeri 2 Sempor tahun ini? Silahkan kirim komentar Anda.

Terima kasih telah mengunjungi blog SMP Negeri 2 Sempor, semoga bermanfaat….Amin…

Jumat, 01 Mei 2015

Ujian Nasional SMP 2015

UJIAN NASIONAL SMP 2015

Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 akan dilaksanakan tanggal 4 Mei 2015 s.d. 7 Mei 2015. Buat semua kelas 9 SMP seluruh Indonesia, khususnya SMP Negeri 2 Sempor selamat menempuh UJIAN NASIONAL Tahun Pelajaran 2014/2015. Persiapan yang sudah matang selama ini, semoga mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan, lulus dengan hasil yang baik.

Jangan lupa jaga kesehatan, supaya bisa mengikuti UN sampai selesai, bila perlu silahkan minum vitamin atau suplemen. Tidak usah tegang, rileks aja, hadapi UN dengan santai tapi tetap serius yaa.., insya Allah hasilnya akan maksimal. Tetap semangat yah...

Buat adik kelas 7 dan alumni SMP Negeri 2 Sempor, diharapkan doa dan dukungan dari kalian semua, semoga diberi kekuatan dan semangat belajar yang tinggi, sehingga hasilnya OK.

Buat guru-guru yang bertugas menjadi Pengawas dan Kurir Naskah UN, mudah-mudahan dapat menjankan tugasnya dengan baik, Amin.

Jadwal Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2014/2015 :

1.  Senin, 4 Mei 2015    Bahasa Indonesia
2.  Selasa, 5 Mei 2015  Matematika
3.  Rabu, 6 Mei 2015    Bahasa Inggris
4.  Kamis, 7 Mei 2015   I P A

GO, UJIAN NASIONAL 2015!!!...


Selasa, 28 April 2015

PERINGATAN HARI PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2015


Hari Pendidikan Nasional disingkat Hardiknas diselenggarakan atau diperingati setiap tanggal 2 Mei. Mengapa setiap Tanggal 2 Mei kita memperingati Hardiknas ?

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, itulah slogan yang sering kita dengar di republik tercinta ini.Pahlawan tidak selalu identik dengan mengangkat senjata dan berperang meski sebagian besar penafsiran menyatakan bahwa pahlawan adalah orang yang berjasa membela negara melalui medan perang. Namun sesungguhnya siapa saja yang telah berjasa membawa bangsa ini menuju kemajuan baik dibidang sosial, budaya, teknologi, kesehatan, pendidikan dan lain-lain yang kesemuanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia maka patut kiranya kita beri julukan sebagai pahlawan.

Tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2015

Salah seorang yang berjasa memajukan pendidikan di Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara. Ia lahir di Yogyakarta pada 2 Mei 1889 dan diberi nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang berasal dari keluarga di lingkungan kraton Yogyakarta. Ki Hadjar Dewantara menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda), kemudian melanjutkan ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumiputera) namun karena sakit ia tidak sampai tamat. Ia kemudian menjadi wartawan di beberapa surat kabar diantaranya Sedyotomo, Midden Java, De Express, Oetoesan Hindia,  Kaoem Moeda,  Tjahaja Timoer dan  Poesara.  Tulisan-tulisan Ki Hadjar Dewantara pada surat kabar tersebut sangat komunikatif dan tajam sehingga mampu membangkitkan semangat patriotik dan antikolonial bagi rakyat Indonesia saat itu.

Karya-karya Ki Hajar Dewantara yang menjadi landasan dalam mengembangkan pendidikan di Indonesia diantara adalah kalimat-kalimat filosofis seperti “Ing ngarso sung tulodo, Ing madyo mangun karso, Tut wuri hadayani” yang artinya “Di depan memberi teladan, di tengah memberi bimbingan, di belakang memberi dorongan” menjadi slogan pendidikan yang digunakan hingga saat ini.


Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah salah satu bentuk penghormatan kita kepada Tokoh pendidikan di Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara, 2 Mei adalah hari kelahiran beliau. Ki Hajar dewantara adalah pelopor pendidikan dan pendiri Taman Siswa.

Seberapa berat perjuangan Anda sebagai pelajar di jaman sekarang, di banding perjuangan Ki Hajar Dewantara? Silahkan poskan komentar anda...
Salam pendidikan...

Nilai UTS Kelas 7 TP 2014/2015






Nilai Rapot Bayangan / UTS Semester Genap Kelas 7 Tahun Pelajaran 2014/2015.
Monggo dicermati, bagi yang nilainya kurang baik, silahkan tingkatkan belajar dan tetap semangat!!!...

Senin, 27 April 2015

Nilai TUC Tahun Pelajaran 2014/2015


Yang nilainya belum sesuai harapan, jangan berkecil hati, kami do'akan nanti mampu megerjakan Ujian Nasional dengan baik, dan bagi siswa yang nilainya sudah baik, pertahankan dan tingkatkan prestasi kalian. Semua harus semangat menghadapi UN, jangan menyerah, dan jangan lupa berdoa.

Profil Kartini

RADEN ADJENG KARTINI

Raden Adjeng KartiniNama Lengkap : Raden Adjeng Kartini
Profesi              : -
Agama              : Islam
Tempat Lahir   : Jepara Jawa Tengah
Tanggal Lahir  : Senin, 21 April 1879
Zodiac              : Taurus
Warga Negara : Indonesia

Raden Adjeng Kartini atau Raden Ayu Kartini merupakan sosok wanita pribumi yang dilahirkan dari keturunan bangsawan anak ke 5 dari 11 bersaudara ini merupakan sosok wanita yang sangat antusias dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan. Kartini sangat gemar membaca dan menulis,tapi sangat di sayangkan orang tuanya mengharuskan Kartini menimba ilmu hanya sampai sekolah dasar karena harus dipingit tetapi karena tekad bulat kartini untuk mencapai cita citanya, Kartini mulai mengembangkan dengan belajar menulis dan membaca bersama teman sesama perempuannya, saat itu juga Kartini juga belajar bahasa Belanda.

Kartini tidak pernah patah semangat,dengan rasa keingintahuan yang sangat besar, kartini ingin selalu membaca surat surat kabar, buku buku dan majalah eropa dari situlah terlintas ide untuk memajukan wanita wanita Indonesia dari segala keterbelakangan.ditambah dengan kemampuannya berbahasa Belanda, Kartini juga surat menyurat dengan korespondensi dari Belanda.
Sempat terjadi surat menyurat antara Kartini dan Mr.J.H Abendanon untuk pengajuan beasiswa di negeri Belanda, tetapi semua itu tidak pernah terjadi dikarenakan Kartini harus menikah pada 12 November 1903 dengan Raden Adipati Joyodiningrat yang pernah menikah 3 kali.

Perjuangan Kartini tidak berhenti setelah menikah, beruntung Kartini memiliki suami yang selalu mendukung akan cita citanya untuk memperjuangkan pendidikan dan martabat kaum perempuan, dari situlah Kartini mulai memperjuangkan untuk didirikannya sekolah Kartini pada tahun 1912 di Semarang. Pendirian sekolah wanita tersebut berlanjut di Surabaya, Jogjakarta, Malang, Madiun, Cirebon. Sekolah kartini didirikan oleh yayasan kartini, adapun yayasan Kartini sendiri didirikan oleh keluarga Van Deventer dan Tokoh Politik etis.

Kartini meninggal Selang beberapa hari setelah melahirkan anak pertama bernama R.M Soesalit pada 13 September 1904, tepatnya 4 hari setelah kelahiran R.M Soesalit, saat itu usia Kartini masih telatif muda di usia 25 tahun.
Setelah kematian Kartini, seorang Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda Mr.J.H Abendanon mulai membukukan surat menyurat kartini dengan teman temannya di eropa dengan judul  “DOOR DUISTERNIS TOT LICHT” yang artinya “Habis Gelap Terbitlah Terang”.
Raden Ajeng Kartini sendiri adalah pahlawan yang mengambil tempat tersendiri di hati kita dengan segala cita-cita, tekad, dan perbuatannya. Ide-ide besarnya telah mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu. Dengan keberanian dan pengorbanan yang tulus, dia mampu menggugah kaumnya dari belenggu diskriminasi.
Riset dan analisa oleh Eko Setiawan
PENGHARGAAN
  • Tanggal 2 Mei 1964, yang menetapkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan
  • Setiap tanggal 21 April, untuk diperingati setiap tahun sebagai hari besar yang kemudian dikenal sebagai Hari Kartini
  • Namanya dijadikan nama jalan di beberapa kota di Belanda. Seperti di Utrecht, Venlo, Amsterdam, Haarlem

Sumber : http://profil.merdeka.com/indonesia/r/raden-adjeng-kartini/